Home > Kajian Kitab > Kitab Awaa’iqu ath Thalab > Materi 10 ~ Mencari Ilmu Bukan Karena Allah (9) – Semakin bertakwa semakin mudah dipahamkan ilmu

Materi 10 ~ Mencari Ilmu Bukan Karena Allah (9) – Semakin bertakwa semakin mudah dipahamkan ilmu

🌍 Kajian Kitab
👤 Al-Ustadz Abu Haidar As-Sundawy حفظه الله
📗 Kitab Awaa’iqu ath Thalab (Kendala Bagi Para Penuntut Ilmu)
📝 as-Syaikh Abdussalam bin Barjas Alu Abdul Karim حفظه الله

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Apakah ketaqwaan itu tidak ada efek terhadap ilmu ? dijawab oleh para ulama ada efek tetapi proses, prosedur tetap berlaku dan ini diisyaratkan oleh banyak ayat, banyak hadits dan juga ucapan-ucapan para sahabat dan para ulama diantara ayat adalah Al-Qur’an surat Al-Anfal: 29 Allah berfirman,

… يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَتَّقُوا اللَّهَ يَجْعَلْ لَكُمْ فُرْقَانًا

“Hai orang-orang beriman apabila kamu bertaqwa kepada Allah maka Allah akan jadikan furqon bagi kamu, …”

Syaikh Utsaimin rahimahullahuta’ala menyatakan bahwa furqon itu maknanya adalah pembeda, yang bisa membedakan yang hak dan yang bathil maka itu adalah yang dimaksud dengan ilmu, pertama itu. Kemudian yang kedua yakni mencakup pemahaman, semakin orang bertaqwa maka pemahaman dia tentang suatu ilmu semakin dalam. Contoh umpamanya satu ayat dipahami oleh tiga orang dan tiga orang ini kadar ketaqwaannya berbeda-beda maka orang yang paling tinggi kadar ketaqwaannya maka dia akan lebih memahami lebih dalam ayat itu daripada yang lainnya.

Syaikh Utsaimin rahimahullahuta’ala memberi contoh ketika turun ayat terakhir dari Al-Qur’anul karim, maksudnya terakhir turun bukan terakhir di urutan mushaf. Yakni surat Al-Maidah ayat ke 3,

… الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا

“Hari ini telah Aku sempurnakan bagimu agamamu, telah kusempurnakan bagimu atas karunia nikmat-Ku, dan telah Aku ridhoi islam sebagai agamamu. …”

Para sahabat gembira karena mereka memahaminya demikian sudah sempurna dan lengkap, adapun Abu Bakar yang kadar ketaqwaannya lebih tinggi menangis sedih, orang-orang kaget kenapa kamu sedih, menangis bukankah agama kita sudah sempurna ? Iya. Bukankah kita harus berbahagia ? Iya. Tetapi kenapa engkau menangis ? Abu Bakar menjawab “Kalau agama ini sudah sempurna berarti tugas Nabi ﷺ sudah selesai kemudian apabila tugas beliau sudah selesai dari Allah maka ini isyarat beliau sebentar lagi akan di panggil oleh Allah azza wajalla”. Turunnya ayat tersebut mengisyaratkan sudah dekatnya massa ajal Nabi ﷺ. Pemahaman ini hanya bisa dipahami oleh Abu Bakar dan tidak dipahami oleh sahabat lainnya dan inilah contoh semakin tinggi kadar ketaqwaannya maka semakin dalam pemahaman seseorang juga mencakup firasat. Orang yang lebih taqwa firasatnya lebih tajam daripada orang yang kadar ketaqwaannya kurang.

Siapa orang yang bertaqwa maka Allah akan mudahkan ia untuk memahami ilmu yang dia pelajari, Allah akan gampangkan bagi dia jalan untuk bisa belajar memahami ilmu dan mengamalkannya, diberi hidayah, dikondisikan. Tidak lantas umpamanya begitu taqwa jadi paham nahwu shorof tanpa belajar. Jikalau ada orang yang ngaku saya memahami nahwu shorof itu tidak harus belajar asalkan sholat tahajud, puasa senin kamis nanti juga paham sendiri maka bisa dikatakan dia telah berdusta. Kalau mau dikatakan bahwa taqwa besar pengaruhnya terhadap ilmu maka kita katakan benar namun tetap harus ada proses belajarnya. Cuma nanti untuk orang yang bertaqwa dipermudah jalan-jalannya untuk memahami ilmu tersebut.

Imam Bukhari menyatakan, انماالعلم بالتعلم “Ilmu itu hanya bisa didapatkan dengan cara belajar”. Bukan dengan mimpi, bukan dengan wirid, bukan cukup dengan do’a, bukan cukup dengan tahajud, ya tahajud diperlukan, ya do’a diperlukan, wirid-wirid yang dicontohkan diperlukan tetapi ikhtiarnya yang berupa belajarnya tidak boleh diabaikan. Itulah penjelasan yang pertama tentang BAB Ikhlas, selesai kendala yang pertama yaitu tidak ikhlas didalam belajar ilmu.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ ، أشْهَدُ أنْ لا إلهَ إِلاَّ أنْتَ ، أسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إلَيْكَ
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *