🌍 Tarbiyah Sunnah Learning
🎙 Ustadz Abu Yahya Badrusalam حفظه لله تعالى
📗 Al-Ushulu Ats-Tsalasah
📝 Syaikh Muhammad bin Abdul Wahāb bin Sulaimān At Tamimi ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ
〰〰〰〰〰〰〰
Bismillah. Assalaamualaykum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillah wa sholaatu wa sallamu ala Rosulillah Nabiyina Muhammadin wa aalihi wa shohbihi wa man walah. Wa asyhadu alaa ilaha ilallaah wahdahu laa syarikalah wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rosuluh. Amma Ba’d
Kemudian mengenal nabi Muhammad Shallallahu ‘alayhi wa sallam.
Orang-orang Yahudi, disifati oleh Allah bahwa mereka mengenal Nabi Muhammad itu seperti mengenal anak-anaknya sendiri.
Allah ta ‘ala berfirman dalam QS Al Baqarah “…” Orang-orang yang Kami berikan kepada mereka Al Kitab, mereka mengenal nabi Muhammad sebagaimana mereka mengenal anak-anaknya sendiri.
Sekarang kita sudah belum mengenal Rasulullah seperti mengenal anak-anak sendiri. maka dari itu pelajarilah hidup rasulullah SAW, bagaimana perjalanan hidup beliau.
apa tujuan dari mengenal rasulullah? apa tujuan dari mempelajari kehidupan rasulullah?
Tujuannya untuk kita jadikan sebagai suri tauladan kita.
Allah ta ‘ala berfirman “…” “Sungguh telah ada dalam diri Rasul, itu adalah suri tauladan yang baik” untuk siapa? “untuk siapa yang mengharapkan Allah dan kehidupan akhirat”
“Dan dia banyak berdzikir kepada Allah subhana wa ta ‘ala”
ketika kita melihat bagaimana rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam makan, agar kita contoh makannya rasulullah.
Coba setiap kita sudahkah makan kita seperti makan rasulullah.
dari cara makannya, adab-adabnya.
Coba kita pelajari sudahkah pakaian kita seperti pakaian rasulullah.
sudahkah ibadah kita seperti ibadah rasulullah.
ini penting, kenapa? karena setiap muslim ditanya “kamu cinta rasulullah?” jawabnya apa, ya kami cinta. tapi ingat cinta itu bukan di lisan. tapicinta itu harus diaplikasikan di dalam kehidupan.
seorang pemuda yang mengidolakan seorang artis. apa yang dilakukan? dia akan mengikuti gaya pakaiannya, gaya rambutnya, sampai-sampai gaya jalannya saja diketahui. Hobinya apa saja. dia pelajari itu artis untuk dia ikuti.
Apalagi kita, rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam, rasulullah lebih kita cintai daripada bapak-bapak kita, lebih kita cintai daripada anak kita, lebih kita cintai daripada pasangan hidup kita, bahkan rasulullah lebih kita cintai daripada diri kita sendiri.
berarti kewajiban kita untuk mengenal rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam lebih jauh, kita harus pelajari bagaimana rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam minum. terkadang ada orang mengaku cinta rasul, tapi makan dan minumnya pakai tangan kiri.
Dia tidak mau mengikuti sunnah rasul.
Ada orang yang mengatakan saya cinta rasul, tapi kok di dalam tata cara kehidupannya tidak sesuai dengan kehidupan rasul shallallahu ‘alayhi wa sallam.
Cara pakaiannya meniru orang-orang non muslim
bagaimana akan dikatakan dia cinta rasul, kita terkadang sendiri tidka suka terhadap sunnah rasul shallallahuh ‘alayhi wa sallam.
Maka dari itulah orang yang mempelajari rasulullah dalam kehidupannya, kemudian mencintai rasulullah, berarti kita mengaplikasikan dalam kehidupan kita. cara kita mengoreksi cinta kita adlaah pakaian kita sudah sesuai dengan cara pakaian rasulullah atau belum ya? kalau belum cinta kit amasih gombal.
cara sholat saya sudah sesuai dengan cara sholat rasulullah nggak ya? cara ibadah saya, cara wudhu saya, puasa saya, zakat saya, sudahkah sesuai dengan contoh rasul SAW.
Ingat orang yang mencintai rasul SAW, konsekuensinya yaitu mengikuti rasul saw.
coba bukan dalam surat ali imran ayat 31, Allah ta ‘ala berfirman “jika kamu mencintai Allah, maka ikuti aku, siapa rasulullah” “niscaya Allah akan mengampuni kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian”
ini fungsi daripada mengenal rasulullah SAW, mencintai rasulullah harus segala-galanya, bahkan kita harus berkorban demi untuk menegakkan agama rasulullah SAW, itu mencintai rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam dengannya
kita terkadang lebih mengenal bintang film daripada kita mengenal rasulullah shallallahi ‘alayhi wa sallam.
sampai-sampai ada seorang pemuda kenal betul kebiasaannya artis, kesuakaan ini, tapi kalau ditanya kesukaannya rasul apa? inilah fenomena kita.
Thoyyib, cukup dulu sampai disini.
Subhanakallahu wa bihamdik asyhadu alaa ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilayk.
assalamualaykum warahmatullahi wa barakatuh.

