Home > Bimbingan Islam > Kitab AtTauhid > Halaqah 049: Keutamaan Tauhīd (Bagian Pertama)

Halaqah 049: Keutamaan Tauhīd (Bagian Pertama)

🌍 BimbinganIslam.com
👤 Ustadz Abdussalam Busyro, Lc حفظه لله تعالى
📗 Kitab At-Tauhid
〰〰〰〰〰〰〰

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه لاحول ولاقوة إلا بالله ، رضيت بالله ربا و بالإسلام دينا و بمحمد صلى الله عليه وسلم نبيا ورسولا رَبِّ زدْنيِ عِلْماً وَ رْزُقْنيِ فَهْماً ، قال الله تعالى في كتاب الكريم الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُم بِظُلْمٍ أُولَٰئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُم مُّهْتَدُونَ

Ikhwan Akhwat fīllāh rahimakumullāh.

Pemirsa dan pendengar yang kami muliakan, syukur kita kehadirat Allāh atas nikmat dan karunianya.

Kembali kita bersyukur kepada Allāh bisa melanjutkan kajian tauhīd, semoga Allāh Subhānahu wa Ta’āla meridhai kita semua. Aamiin Yā Rabbal ‘alamīn.

Shalawat serta salam tercurah kepada baginda Nabi kita Muhammad shallallāhu ‘alayhi wa sallam kepada keluarganya, shahabatnya, pengikutnya hingga akhir zaman.

Kajian kita pada kesempatan hari ini kita akan membahas yaitu:

بْيَان فضل التوحيد وما يكفر من الذنوب

Penjelasan Keutamaan Tauhīd dan Apa-apa Yang Menggugurkan Dosa.

Bayān (بْيَان) adalah penjelasan, syarah atau keterangan.

Terkadang seseorang mendengar suatu perkara dan dia bisa langsung paham. Ada juga yang bisa memahami suatu masalah setelah mendapatkan penjelasan.

Dan tidak ada penjelasan yang mulia melebihi penjelasan yang menjadi kehendak Allāh kepada hamba-Nya yaitu Tauhīd.

Semua nabi datang kepada umatnya untuk mengajarkan Tauhīd. Karena itulah kenapa manusia diciptakan.

Sebagaimana firman Allāh Subhānahu wa Ta’āla:

وَمَا خَلَقۡتُ ٱلۡجِنَّ وَٱلۡإِنسَ إِلَّا لِيَعۡبُدُونِ

“Dan tidaklah, kami ciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka meng-Esa-kan Allāh.”

(QS. Adz Dzariyat: 56)

Fadhlun (فضل) adalah keutamaan, afdhaliyyah ( افضلية) adalah keistimewaan, jadi:

بْيَان فضل

“Penjelasan terkait dengan keutamaan.”

⇒ Menunjukkan sesuatu itu memiliki keistimewaan.

Ada sebagian orang memiliki kekurangan tetapi dibalik kekurangannya terkadang ada keistimewaannya. Seseorang kadang memiliki kelebihan, namun dibalik kelebihannya terkadang ada juga kekurangannya.

Ketika anda merendahkan seseorang ketahuilah bahwasanya seseorang itu memiliki keistimewaan.

Dan keistimewaan seluruh rasul adalah mengajarkan hal yang sama yaitu Tauhīd.

Fadhl (فضل) adalah keutamaan, kemuliaan dan kelebihan.

At tauhīd (التوحيد) adalah ‘aqidah.

جعلُ الشيءِ متعدِّد واحد

“Menjadikan sesuatu yang jumlahnya banyak menjadi satu adalah Tauhīd.”

Seseorang mengambil lidi, dengan mudahnya lidi tadi dipotong.

Seseorang mengambil 5 (lima) lidi dengan mudahnya pula lidi itu dipotong.

Tentunya jumlah satu dan lima lidi berbeda, apalagi dengan kumpulan jumlah yang banyak. Kita lihat lidi yang terkumpul dalam satu ikatan menjadi sebuah sapu, ketika ikatan lidi tersebut akan dipotong tentunya akan sulit.

جعلُ الشيءِ متعدِّد واحد

“Menjadikan sesuatu yang berpencar-pencar (jumlahnya banyak) menjadi satu.”

Seseorang bisa jadi memakai pakaian yang berbeda, ada yang menggunakan baju kotak-kotak, ada yang menggunakan baju batik, ada yang menggunakan baju bergaris, ada yang menggunakan baju berwarna putih atau merah, orange atau hijau. Begitu mereka masuk sekolah pakaian mereka sama, mereka menggunakan baju berwarna putih. Menjadikan seragam (kesatuan) yang sama di dalam berpakaian, tauhīd.

Tauhīd juga memiliki arti al ‘aqidah yaitu al i’tiqad, yaitu sesuatu yang diyakini.

Tauhīd juga memiliki persamaan lain yaitu as sunnah.

Tauhīd juga memiliki nama lain yaitu ushulul ad dīn.

Tauhīd juga memiliki nama lain yaitu al iman.

Tauhīd juga memiliki nama lain yaitu asy syarī’ah.

Tauhīd juga memiliki nama lain yaitu al fiqhu al akbar.

Semua nama-nama ini memiliki arti yang sama yaitu Tauhīd.

Di dalam pembahasan tersebut kita diarahkan, kita diberi panduan untuk meng-Esa-kan Allāh.

Al Iman, ada kitāb namanya Syu’abul Iman karya Imam Al Baihaqi.

As Sunnah, ada kitāb namanya Syarhus Sunnah, ada juga As Sunnah ibn Abī Ashim.

Asy Syarī’ah, kitāb yang membahas Tauhīd dengan judul Asy Syarī’ah.

Sepintas orang akan memahami asy syarī’ah adalah materi fiqih, mungkin di dalamnya ada pembahasan haji, pembahasan umrah, pembahasan thaharah, pembahasan terkait dengan muamalat masuk di dalamnya adalah jual beli, menikah, pembahasan thalaq.

Mungkin dibenak kita kalau kita berbicara syarī’ah maka fiqih, tapi ternyata salah satu nama Tauhīd adalah Syarī’ah.

Kītab Asy Syarī’ah adalah kitab yang memiliki beberapa jilid yang dikarang oleh Imam Al Ajurriy.

‘Aqidah, ada kitāb yang memiliki judul Aqidatul Muwahhīdin, ada kitāb Aqidatul Mukmin.

I’tiqad, Syarah Lum’atul I’tiqad, ada juga kitāb lainnya yang terkait dengan i’tiqad.

Imam Abū Hanifah memiliki kitāb yang berjudul Al Fiqhu Al Akbar (fiqih yang besar atau fiqih yang agung).

Ada juga penamaan tauhīd dengan sebutan Ushulul Ad Dīn atau Ushulu Ad Diyanah. Kitāb Al Ibanah An Ushul Ad Diyanah, ini juga membahas terkait dengan tauhīd.

Terima kasih atas segala perhatiannya.

Jazākumullāh Khayran alā husni ihtimāmikum.

سبحانك اللهم وبحمدك، أشهد أن لا إله إلا الله، أستغفرك وأتوب إليك
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

________

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top