Home > Halaqah Silsilah Ilmiyah > Al-Ushulu Ats-Tsalasah > Halaqah 13 | Landasan Pertama, Ma’rifatullah (Bagian 01)

Halaqah 13 | Landasan Pertama, Ma’rifatullah (Bagian 01)

🎙 Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A حفظه لله تعالى
📗 Silsilah Al-Ushulu Ats-Tsalasah

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه

Halaqah yang ke-13 dari Silsilah ‘Ilmiyyah Penjelasan Kitāb Al Ushūlu AtsTsalātsah wa Adillatuhā (3 Landasan utama dan dalīl-dalīlnya) yang dikarang oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahāb bin Sulaimān At Tamimi rahimahullāh.

Kita akan masuk pada poin yang pertama yaitu tentang mengenal Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

• MENGENAL ALLĀH SUBHĀNAHU WA TA’ĀLA

Beliau mengatakan:

فإذا قيل لك: ما الأصول الثلاثة التي يجب على الإنسان معرفتها؟

Apabila dikatakan kepadamu: Apa tiga landasan utama yang wajib dipelajari oleh seseorang?

فقل: معرفة العبد ربه، ودينه، ونبيه محمد

Maka katakanlah:

⑴ Ma’rifatul ‘Abdi Rabbahu (mengenal Allāh Subhānahu wa Ta’āla) /معرفة العبد ربه

⑵ Dīnahu (mengenal agamanya) yang dengannya dia beribadah kepada Rabb Nya/ودينه.

⑶ Nabiyyahu Muhammad shallallāhu ‘alayhi wa sallam (mengenal nabinya) yang merupakan perantara antara Allāh Subhānahu wa Ta’āla dengan kita/ونبيه محمد.

Beliaulah (Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam) yang membawa risalah dari Allāh Subhānahu wa Ta’āla, membawa perintah dari Allāh Subhānahu wa Ta’āla, membawa larangan dari Allāh Subhānahu wa Ta’āla, membawa berita-berita (kabar-kabar) dari Allāh Subhānahu wa Ta’āla, dan membawakan untuk kita tata cara beribadah kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla, mengenal Allāh dzat yang kita sembah, mengenal agama yang dengannya kita mengetahui tata cara menyembah Allāh, mengenal Nabi Muhammad shallallāhu ‘alayhi wa sallam yang merupakan perantara utusan antara kita dengan Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

Kemudian beliau mengatakan:

الأصل الأول: فإذا قيل لك:من ربك؟ فقل: ربي الله الذي رباني وربى جميع العالمين بنعمه، وهو معبودي ليس لي معبود سواه.

Perkara yang pertama:

Apabila dikatakan kepadamu: “Siapakah Rabb mu?”

⇒ Beliau ingin menjelaskan kepada kita perkara yang pertama (pondasi) yang pertama yang hendaknya diketahui oleh seorang muslim dan juga muslimah (yaitu) tentang mengenal Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

Dan beliau ingin mengajari kepada kita dengan cara bertanya dan menjawab (dan ini adalah salah satu metode didalam mengajarkan sesuatu kepada orang lain), diantaranya adalah dengan metode tanya jawab.

Sebagaimana dahulu Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam suatu hari pernah di datangi oleh malāikat Jibrīl alayhissallām yang menjelma sebagai seorang laki-laki, kemudian bertanya kepada beliau tentang beberapa permasalahan besar didalam agama Islām.

Ditanya tentang apa itu Islām, Iman, ihsān, kapan terjadinya hari kiamat dan apa tanda-tandanya.

Metode tanya jawab adalah salah satu diantara metode-metode untuk memberikan pengajaran, mentransfer ilmu kepada orang lain, maksudnya supaya orang yang ditanya memberikan perhatian.

Beliau mengatakan:

فإذا قيل لك:من ربك؟

Apabila dikatakan kepadamu: “Siapakah Rabb mu?”

Maka katakanlah:

ربي الله الذي رباني وربى جميع العالمين بنعمه، وهو معبودي ليس لي معبود سواه.

Rabbku adalah Allāh Subhānahu wa Ta’āla, yang telah memelihara aku dan memelihara seluruh alam semesta dengan kenikmatan-kenikmatan dari Nya.

⇒ Rabb adalah nama-nama diantara nama Allāh Subhānahu wa Ta’āla (tidak boleh seorang makhluk memiliki nama dengan nama ini)

Rabb dalam bahasa Arab mencakup makna yang banyak diantaranya,

√ Al Mālik yang menguasai (yang memiliki).
√ Al Mushlih yang memperbaiki.
√ Al Muddabir yang mengatur.

Ini adalah makna Rabb didalam bahasa Arab.

⇒ Rabbā adalah tarbiyah memelihara, menciptakan, memberikan rejeki, mengatur kehidupan kita, menghidupkan dan mematikan kita.

Inilah makna at tarbiyah atau memelihara

Dialah yang memelihara aku, bahkan bukan hanya diriku tetapi dialah Allāh Subhānahu wa Ta’āla yang telah mentarbiyah seluruh alam semesta dengan kenikmatan-kenikmatannya.

Jadi Allāh adalah Rabbku dan juga Rabb seluruh alam, yang telah memelihara diriku dan juga seluruh alam dengan kenikmatan-kenikmatan yang telah Allāh berikan kepada seluruh alam tersebut.

Kemudian beliau mengatakan:

وهو معبودي ليس لي معبود سواه.

Dia adalah sesembahanku yang aku serahkan kepadanya seluruh ibadahku (seluruh ketundukan diriku) aku tidak memiliki sesembahan selain dirinya.

Tidak ada seorangpun diantara makhluk yang aku berikan kepadanya sedikitpun dari ibadah yang aku lakukan.

⇒ Ini adalah jawaban seorang muslim yang beriman dengan tauhīd rubūbiyah bahwasanya Allāh Subhānahu wa Ta’āla yang telah menciptakan, memberikan rejeki juga mengatur alam semesta dan memiliki iman (tauhīd ulūhiyyah).

Menyerahkan ibadahnya hanya kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla, selain meyakini bahwasanya Allāh adalah satu-satunya yang menciptakan, memberikan rejeki juga mengatur alam semesta, dia juga mentauhīdkan Allāh, meng-Esa-kan Allāh, didalam ibadahnya.

Kemudian mengatakan:

والدليل قوله تعالى: الحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْن

Dan dalīl bahwasanya Rabbku adalah Allāh Subhānahu wa Ta’āla, aku dan seluruh alam semesta ditarbiyah oleh Allāh.

Dalīlnya adalah firman Allāh Subhānahu wa Ta’āla dalam surat Al Fātihah.

الحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْن

“Segala puji milik Allāh, Rabb semesta alam.”

Kemudian beliau mengatakan:

وكل من سوى الله عالم، وأن واحد من ذلك العالم.

“Dan segala sesuatu selain Allāh dinamakan dengan alam, dan aku salah satu diantara alam tersebut”

Apa yang dimaksud dengan alam?

Alam adalah segala sesuatu selain Allāh (yaitu) makhluk-makhluk Allāh Subhānahu wa Ta’āla, disana ada Rabb, ada Marbūb, ada khāliq dan makhluk.

Allāh adalah Rabb dan Dia adalah Al Khāliq, selain Allāh dinamakan dengan makhluk, dinamakan dengan alam (Rabbil al Ālamīn), Allāh adalah Rabb bagi al Ālamīn (seluruh alam).

Ālamīn artinya alam-alam atau alam yang banyak, karena disana ada alam manusia, alam tumbuhan, alam hewan.

Oleh karena itu beliau mengatakan:

وكل من سوى الله عالم, وأن واحد من ذلك العالم

“Dan segala sesuatu selain Allāh dinamakan dengan alam, dan aku salah satu diantara alam tersebut”

Diantara sekian banyak alam yang Allāh ciptakan, maka aku adalah satu diantara alam-alam tersebut.

Menunjukkan bahwasanya aku adalah bagian dari makhluk Allāh dan bahwasanya Allāh adalah Rabb ku dan seluruh alam semesta.

Itulah yang bisa kita sampaikan.

وبالله التوفيق و الهداية
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top