Home > Kajian Kitāb > Shifatul Wudhu was Shalah

Shifatul Wudhu was Shalah


📗 صفة الوضوء و الصلاة
📝 Syaikh Muhammad bin Ibrahim At Tuwaijiri حفظه لله تعالى

🖌 Kitab ini berisi tentang penjelasan tata cara wudhu dan shalat.

Matan

🎙 Ustadz Yulian Purnama S.Kom حفظه لله تعالى

Catatan:

Cara berdzikir dengan jari sesuai hadits Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam

Dari Yasirah bintu Yasir radhiallahu’anha, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

عليكنَّ بالتّسبيحِ والتَّهليلِ والتَّقديسِ واعقِدْنَ بالأناملِ فإنهن مَسئولاتٌ مُستنطَقاتٌ ولا تغْفَلْنَ فتنسِين الرَّحمةَ

“Hendaknya kalian bertasbih, bertahlil, ber-taqdis, dan buatlah ‘uqdah dengan jari-jari. Karena jari-jari tersebut akan ditanya dan akan bisa bicara (di hari Kiamat) maka janganlah kalian lalai sehingga lupa terhadap rahmat Allah” (HR. Tirmidzi no. 3583)

Dalam riwayat Abu Daud:

أنّ النبيَّ صلى الله عليه وسلم أمرهن أن يراعين بًالتكبير والتقديس والتهليل وأن يعقدن بًالأنامل فإنهن مسئولات مستنطقات

“Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam memerintahkan mereka untuk memperhatikan takbir, taqdis dan tahlil, dan hendaknya mereka membuat ‘uqdah dengan jari-jari. Karena jari-jari tersebut akan ditanya dan akan bisa bicara (di hari Kiamat)” (HR. Abu Daud no. 1501).

Hadits-hadits ini dishahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi (3583) dan juga Shahih Al Jami (4087).

Dalam hadits disebutkan واعقِدْنَ yaitu membentuk ‘uqdah, menekuk jari-jari ketika berdzikir.

Jadi misalnya,
Membaca “subhanallah” kemudian tekuk jari kelingking
Membaca “subhanallah” lagi, kemudian tekuk jari manis
Membaca “subhanallah” lagi, kemudian tekuk jari tengah
dst.

Boleh juga
Membaca “subhanallah” 5x lalu tekuk jari kelingking
Membaca “subhanallah” 5x lagi lalu tekuk jari manis, dst.

Ini penjelasan para ulama:

Syaikh Muhammad Al Munajjid dan beliau menisbatkan pada Syaikh Abdul Aziz bin Baz
https://www.youtube.com/watch?v=OVpnyRusFbo (mulai menit ke 2:20)

Syaikh Abdul Muhsin Az Zamil
https://www.youtube.com/watch?v=BO_K06dZLc0 (mulai menit ke 0:58)

Syaikh Abu Ishaq Al Huwaini
https://www.youtube.com/watch?v=kUWeoG0gIYQ (mulai menit ke 0:50)

Namun cara-cara lain dengan jari bagaimana pun caranya juga boleh, karena ini perkara yang longgar.

Wallahu a’lam.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top