Home > Kelas UFA > Silsilah Amalan Hati dan Penyakit Hati > Materi 10 – Faedah Ikhlas (5)

Materi 10 – Faedah Ikhlas (5)

🌍 Kelas UFA
🎙 Ustadz Firanda Andirja, MA حفظه لله تعالى
📗 Silsilah Amalan Hati dan Penyakit Hati
〰〰〰〰〰〰〰

بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله

*8. Meraih kebahagiaan*

Di antara faedah keikhlasan adalah meraih kebahagiaan. Hal ini sebagaimana diingatkan oleh Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di, beliau berkata:

لأن مدار السعادة ومادتها أمران: الإخلاص لله، والإحسان إلى الخلق بوجوه الإحسان

“Poros daripada kebahagiaan dan sumber kebahagiaan dua perkara: *pertama ikhlas kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang kedua adalah berbuat baik kepada hamba-hamba Allah dengan berbagai macam perbuatan baik*.” Dua perkara ini adalah sumber kebahagiaan. Barangsiapa yang semakin ikhlas kepada Allah, dia akan semakin meraih kebahagiaan. Dan barangsiapa yang semakin membantu orang lain, dia akan semakin bahagia.

Bahkan kata Syaikh Sa’di Rahimahullahu Ta’ala ini adalah مدار السعادة (poros daripada kebahagiaan). Hal ini benar, seorang yang ikhlas kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka yang menjadi patokan dia adalah bagaimana dia mencari ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala, dia tidak menggantungkan kebahagiaannya dengan komentar netizen, tidak menggantungkan kebahagiaannya dengan banyak yang like, tidak menggantungkan kebahagiaannya dengan banyak follower atau subscriber dan yang lainnya.

Kita bisa dapati seorang mungkin banyak followernya justru dia tidak bahagia. Mungkin gelisah, terlalu tersibukkan dengan komentar orang lain. Sementara seseorang yang mungkin tidak ada pengikutnya, tapi dia sangat bahagia. Kenapa? Karena dia punya hubungan yang sangat kuat dengan Allah, karena dia ikhlas. Maka yakinlah para ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala.. Anti, Anta, semakin ikhlas, maka semakin bahagia.

Cari kebahagiaan sulit? Ikhlaskan hati Anda, maka Allah akan berikan kebahagiaan bagi Anda.

*9. Tegar dalam menjalankan aktivitas ibadahnya*

Di antara faedah orang yang ikhlas adalah orang yang ikhlas akan tegar dalam menjalankan aktivitas ibadahnya, dia bertahan. Kalau dia berdakwah, dia akan tegar, dia tidak akan terputus ditengah dakwahnya. Kalau dia bersedekah, dia tidak terputus dalam sedekahnya. Kalau dia shalat malam, dia kan terus senantiasa shalat malam. Kenapa? Yaitu karena dia ikhlas, dia yakin bahwasanya Allah mengatur apa yang dia lakukan, dia yakin akan ada ganjaran dan ridha meskipun ganjaran tersebut ditunda oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan dia bersabar ketika dia mendapat ujian. Karena dia ikhlas, dia hadapi semuanya dengan tulus. Makanya kalau orang ikhlas, perkara yang berat menjadi ringan bagi dia. Karena dia tahu namanya orang melaksanakan amal shalih pasti ada ujian, pasti ada hambatan, pasti ada rintangan. Tetapi dia tidak terputus.

Ini di antara faedah keikhlasan, seorang tegar dalam menjalankan ibadah. Berbeda dengan orang yang tidak ikhlas. Maka banyak faktor yang mempengaruhinya sehingga dia mudah berhenti. Entah faktor duniawi, entah faktor ketenaran dan yang lainnya. Sehingga dia mudah putus di tengah jalan dan dia tidak tegar ketika menghadapi ujian karena kecilnya keikhlasan yang ada pada hatinya.

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ

image_pdfimage_print

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top